Jakarta, 11 September 2026 – Kepolisian mengimbau seluruh penonton pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, untuk menjaga ketertiban dan tidak membawa barang berbahaya ke dalam kawasan stadion. Laga lanjutan Super League 2026/2027 tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026, dan diperkirakan menyedot perhatian besar dari pendukung kedua klub. Aparat menyiapkan pengamanan di dalam maupun sekitar kompleks GBK untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif. Penonton diminta mengikuti seluruh pemeriksaan yang dilakukan petugas sebelum memasuki stadion. Barang yang dapat membahayakan keselamatan, termasuk senjata tajam, petasan, kembang api, dan benda lain yang berpotensi digunakan untuk mengganggu keamanan dilarang dibawa. Kepolisian juga mengingatkan suporter agar tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat memicu gesekan selama pertandingan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto meminta masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan ikut bertanggung jawab menjaga suasana. Pengamanan pertandingan sepak bola tidak hanya bergantung pada jumlah personel yang diterjunkan, tetapi juga kedisiplinan seluruh penonton. Suporter diminta datang dengan tujuan memberikan dukungan kepada tim masing-masing tanpa melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain. Pemeriksaan barang bawaan akan dilakukan sebagai bagian dari prosedur keamanan sebelum penonton masuk ke area pertandingan. Masyarakat juga diminta mematuhi arahan petugas apabila terjadi perubahan jalur masuk maupun pengaturan tertentu di sekitar stadion. Kerja sama tersebut dibutuhkan mengingat laga Persija melawan Persib memiliki tingkat antusiasme tinggi dan sejarah rivalitas panjang.
Kepolisian mengingatkan penonton tidak membawa senjata tajam, minuman keras, narkotika, petasan, flare, maupun benda lain yang berpotensi membahayakan keselamatan. Benda dengan karakter keras atau mudah dilempar juga dapat dibatasi berdasarkan ketentuan penyelenggara pertandingan. Larangan tersebut diberlakukan untuk mencegah insiden yang dapat mencederai penonton, pemain, perangkat pertandingan, maupun petugas. Penggunaan flare dan petasan di tengah kerumunan memiliki risiko serius karena dapat menyebabkan luka bakar serta memicu kepanikan. Asap dari flare juga dapat mengganggu jarak pandang dan jalannya pertandingan. Penonton karena itu diminta membawa barang seperlunya agar proses pemeriksaan dapat berlangsung lebih cepat.
Pengamanan tidak hanya difokuskan pada tribun dan pintu masuk Stadion Utama GBK. Personel juga ditempatkan pada sejumlah titik di kawasan Senayan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan pergerakan massa sebelum maupun setelah pertandingan. Arus penonton diperkirakan meningkat beberapa jam sebelum kick-off sehingga masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di kawasan tersebut perlu memperhitungkan potensi kepadatan lalu lintas. Rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara situasional apabila volume kendaraan meningkat atau terdapat kondisi yang membutuhkan pengalihan. Petugas akan melihat perkembangan di lapangan sebelum menentukan penutupan maupun perubahan arus. Pengguna jalan diminta mengikuti petunjuk petugas dan tidak memaksakan kendaraan memasuki ruas yang sudah mengalami kepadatan.
Pertandingan kali ini mendapat perhatian khusus karena Persija kembali menjamu Persib di Jakarta setelah dalam beberapa kesempatan sebelumnya pertemuan kedua tim harus berlangsung dengan berbagai penyesuaian lokasi maupun aturan suporter. Stadion Utama GBK memiliki kapasitas besar sehingga jumlah penonton yang datang berpotensi jauh lebih banyak dibandingkan pertandingan biasa. Persija sebagai tuan rumah juga diperkirakan mendapatkan dukungan besar dari The Jakmania. Sementara antusiasme Bobotoh terhadap pertandingan tetap tinggi meskipun kehadiran suporter tandang harus mengikuti ketentuan penyelenggara kompetisi dan hasil koordinasi keamanan. Polisi meminta setiap kelompok pendukung menghormati aturan yang telah ditetapkan. Suporter yang tidak diperkenankan hadir secara langsung diharapkan tidak memaksakan diri datang ke stadion.
Polda Metro Jaya juga mengingatkan pentingnya menghindari provokasi melalui media sosial menjelang pertandingan. Rivalitas sepak bola kerap berkembang menjadi saling ejek yang kemudian berpotensi memicu ketegangan di dunia nyata. Pendukung kedua tim diminta tidak menyebarkan konten yang mengandung ancaman, ajakan kekerasan, maupun informasi palsu mengenai keberadaan kelompok suporter. Masyarakat juga diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait situasi keamanan pertandingan. Komunikasi resmi dari penyelenggara, klub, dan aparat menjadi rujukan utama mengenai akses stadion maupun pengaturan keamanan. Pendekatan tersebut diperlukan agar rumor di media sosial tidak menciptakan kepanikan atau memancing pergerakan massa.
Selain aspek keamanan, penonton diminta datang lebih awal untuk menghindari penumpukan di pintu pemeriksaan menjelang pertandingan dimulai. Tiket dan identitas yang diperlukan sebaiknya telah disiapkan sebelum mencapai gerbang agar proses verifikasi dapat berlangsung cepat. Penonton juga tidak disarankan membeli tiket dari pihak yang tidak resmi karena berisiko memperoleh tiket palsu maupun mengalami penipuan. Penggunaan transportasi umum dapat menjadi pilihan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar Senayan. Kawasan GBK terhubung dengan MRT Jakarta, TransJakarta, serta berbagai layanan transportasi lainnya sehingga penonton memiliki beberapa alternatif perjalanan. Setelah pertandingan selesai, suporter juga diminta meninggalkan stadion secara tertib dan tidak berkumpul di jalur kendaraan.
Pertemuan Persija dan Persib memiliki rivalitas kuat sehingga pengelolaan penonton menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pertandingan. Dalam beberapa tahun terakhir, klub, kelompok suporter, operator kompetisi, dan aparat terus mendorong perubahan budaya pendukung agar rivalitas berlangsung tanpa kekerasan. Dukungan melalui koreografi, nyanyian, dan atmosfer tribun dapat menjadi bagian dari daya tarik sepak bola selama tidak membahayakan orang lain. Sebaliknya, tindakan kekerasan dapat berujung pada korban sekaligus menimbulkan sanksi terhadap klub. Penyelenggara karena itu berharap pertandingan di GBK dapat menjadi contoh bahwa duel dengan tensi tinggi tetap dapat berlangsung aman. Kedewasaan suporter akan menjadi salah satu faktor utama dalam mewujudkan kondisi tersebut.
Di lapangan, Persija dan Persib sama-sama mempersiapkan kekuatan terbaik untuk memburu poin pada awal kompetisi. Besarnya kualitas pemain kedua tim membuat pertandingan diperkirakan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Namun, kepolisian meminta tensi pertandingan tidak diterjemahkan menjadi permusuhan di luar lapangan. Hasil pertandingan harus diterima sebagai bagian dari kompetisi, baik oleh pemain maupun pendukung. Suporter diharapkan tetap menjaga fasilitas stadion dan tidak melakukan tindakan perusakan ketika hasil tidak sesuai harapan. Petugas akan mengambil langkah sesuai ketentuan apabila menemukan tindakan yang mengancam keselamatan atau ketertiban.
Kepolisian berharap pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada Sabtu dapat berlangsung aman dari kedatangan penonton hingga seluruh suporter meninggalkan kawasan GBK. Pengamanan telah disiapkan melalui koordinasi dengan penyelenggara pertandingan dan berbagai unsur terkait, tetapi partisipasi masyarakat tetap menjadi faktor penting. Penonton diminta mematuhi pemeriksaan, tidak membawa benda berbahaya, menghindari provokasi, serta mengikuti arahan petugas selama berada di kawasan stadion. Orang tua juga perlu mempertimbangkan kondisi kerumunan apabila membawa anak-anak menyaksikan pertandingan secara langsung. Suporter yang tidak memiliki tiket diminta tidak datang dan menumpuk di sekitar stadion. Dengan disiplin penonton dan pengamanan yang terkoordinasi, duel dua klub dengan rivalitas besar tersebut diharapkan dapat menjadi pertandingan yang menarik tanpa diwarnai gangguan keamanan.