Jakarta, 3 September 2026 – MNC Sekuritas kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia melalui dukungan terhadap pembukaan Ruang Galeri Investasi Digital Bursa Efek Indonesia (BEI) di lingkungan Yayasan Kalam Kudus Padang, Sumatera Barat. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal investasi dan mekanisme pasar modal sejak dini. Galeri investasi digital dirancang tidak hanya sebagai tempat memperoleh informasi, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang menghubungkan pengetahuan mengenai keuangan dengan praktik investasi secara bertanggung jawab. Kolaborasi melibatkan BEI, MNC Sekuritas, serta Yayasan Kalam Kudus Padang sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan pasar modal. Langkah tersebut sekaligus memperluas akses terhadap informasi investasi yang sebelumnya lebih banyak berkembang di lingkungan perguruan tinggi. Dengan dukungan teknologi digital, siswa dan komunitas pendidikan dapat mempelajari pasar modal melalui pendekatan yang semakin mudah dijangkau.
Pembukaan Ruang Galeri Investasi Digital BEI tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan konsep investasi kepada pelajar sebelum mereka memasuki usia produktif. Literasi keuangan dinilai semakin penting karena generasi muda saat ini memiliki akses sangat luas terhadap berbagai produk investasi melalui perangkat digital. Kemudahan tersebut membawa peluang sekaligus risiko apabila tidak disertai pemahaman yang memadai mengenai cara kerja instrumen keuangan. Melalui galeri investasi, peserta didik dapat mengenal saham, mekanisme transaksi, pengelolaan risiko, hingga pentingnya melakukan analisis sebelum mengambil keputusan. Edukasi juga diharapkan membantu membedakan aktivitas investasi yang legal dengan berbagai tawaran keuntungan instan yang tidak memiliki dasar jelas. Dengan pengetahuan sejak dini, siswa diharapkan mampu membangun pola pikir finansial yang lebih rasional.
MNC Sekuritas mengambil peran sebagai salah satu mitra yang mendukung pengembangan fasilitas edukasi tersebut. Perusahaan sekuritas itu selama ini terlibat dalam berbagai program literasi pasar modal bersama BEI melalui galeri investasi yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Kolaborasi dengan institusi pendidikan menjadi salah satu strategi untuk menjangkau calon investor dari kelompok usia muda. Kehadiran perusahaan sekuritas juga memungkinkan materi pembelajaran tidak berhenti pada teori mengenai pasar modal. Peserta dapat memperoleh gambaran mengenai proses pembukaan rekening efek, mekanisme transaksi, pembacaan informasi saham, serta berbagai aspek dasar lainnya. Meski demikian, edukasi tetap diarahkan agar keputusan investasi dilakukan berdasarkan pemahaman dan profil risiko masing-masing individu.
Konsep galeri investasi digital memberikan pendekatan berbeda dibandingkan fasilitas investasi konvensional. Pemanfaatan teknologi memungkinkan berbagai materi edukasi, data pasar, serta informasi perusahaan tercatat dipelajari menggunakan perangkat digital. Model tersebut sesuai dengan kebiasaan generasi muda yang semakin akrab dengan penggunaan internet dalam aktivitas belajar sehari-hari. Siswa dapat memahami bagaimana perubahan harga saham terjadi, faktor yang memengaruhi pergerakan pasar, serta hubungan antara kondisi perusahaan dengan keputusan investor. Materi tersebut dapat dikembangkan secara bertahap sesuai tingkat pemahaman peserta. Ruang digital juga memungkinkan program edukasi berlangsung lebih fleksibel tanpa sepenuhnya bergantung pada kegiatan tatap muka.
Bagi Yayasan Kalam Kudus Padang, keberadaan fasilitas tersebut dapat menjadi tambahan sarana pendidikan yang melengkapi pembelajaran akademik. Pengetahuan mengenai keuangan pribadi semakin relevan ketika siswa menghadapi lingkungan digital yang dipenuhi promosi berbagai produk finansial. Generasi muda membutuhkan kemampuan untuk menilai risiko, memahami keuntungan yang realistis, dan mengenali konsekuensi setiap keputusan keuangan. Pasar modal dapat digunakan sebagai salah satu media untuk memperkenalkan hubungan antara investasi, pertumbuhan perusahaan, dan perekonomian. Siswa juga dapat belajar mengenai pentingnya perencanaan jangka panjang dibandingkan sekadar mengejar keuntungan dalam waktu singkat. Pendidikan semacam ini diharapkan membentuk kebiasaan finansial yang lebih sehat ketika mereka memasuki dunia kerja.
BEI terus mendorong perluasan galeri investasi sebagai bagian dari strategi meningkatkan jumlah masyarakat yang memahami pasar modal. Pertumbuhan investor ritel dalam beberapa tahun terakhir membuat kebutuhan terhadap pendidikan investasi semakin besar. Jumlah investor yang bertambah perlu diimbangi dengan kualitas pemahaman agar aktivitas investasi dilakukan berdasarkan informasi dan pertimbangan yang matang. Generasi muda menjadi kelompok strategis karena memiliki periode investasi yang relatif panjang serta tingkat adaptasi tinggi terhadap teknologi. Namun, kelompok ini juga dapat menjadi sasaran berbagai informasi investasi menyesatkan yang beredar melalui media sosial. Galeri investasi di lingkungan pendidikan diharapkan menjadi salah satu sumber informasi yang lebih terstruktur untuk membantu menghadapi tantangan tersebut.
Edukasi pasar modal juga tidak hanya diarahkan untuk mendorong masyarakat membeli saham. Peserta perlu memahami bahwa setiap instrumen investasi memiliki karakteristik keuntungan dan risiko yang berbeda. Harga saham dapat naik maupun turun sehingga tidak ada jaminan keuntungan dalam setiap transaksi. Kemampuan mengelola risiko, menentukan tujuan keuangan, serta menghindari keputusan berdasarkan emosi menjadi bagian penting dalam pembelajaran. Pemahaman fundamental mengenai perusahaan juga diperlukan agar keputusan tidak semata-mata mengikuti tren atau rekomendasi yang beredar di internet. Pendekatan tersebut diharapkan menciptakan investor yang lebih rasional dan memiliki perspektif jangka panjang.
Kehadiran Ruang Galeri Investasi Digital juga membuka peluang penyelenggaraan berbagai kegiatan lanjutan. Seminar, kelas pasar modal, simulasi transaksi, kompetisi edukatif, hingga diskusi mengenai perkembangan ekonomi dapat dikembangkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Guru dan tenaga pendidik juga dapat memperoleh tambahan referensi untuk memasukkan literasi finansial ke dalam aktivitas pembelajaran. Kolaborasi dengan praktisi pasar modal memungkinkan peserta mendapatkan penjelasan mengenai kondisi nyata industri keuangan. Dengan kegiatan yang berlangsung berkelanjutan, galeri tidak hanya menjadi fasilitas yang digunakan ketika peresmian berlangsung. Manfaatnya dapat berkembang menjadi bagian dari budaya belajar di lingkungan sekolah.
Program tersebut juga sejalan dengan kebutuhan memperluas inklusi keuangan di luar pusat-pusat ekonomi utama. Padang dan wilayah Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang memahami berbagai instrumen keuangan formal. Teknologi digital membuat jarak geografis semakin tidak menjadi hambatan dalam memperoleh informasi maupun mengakses layanan pasar modal. Namun, kemudahan akses tetap harus diikuti peningkatan kualitas literasi agar masyarakat memahami hak, kewajiban, biaya, dan risiko yang melekat pada setiap produk investasi. Kolaborasi antara industri pasar modal dan institusi pendidikan dapat mempercepat proses tersebut. Sekolah kemudian menjadi salah satu pintu masuk untuk membangun pengetahuan finansial yang dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Dukungan MNC Sekuritas terhadap pembukaan Ruang Galeri Investasi Digital BEI di Yayasan Kalam Kudus Padang pada akhirnya menjadi bagian dari perluasan pendidikan pasar modal kepada generasi muda. Fasilitas tersebut diharapkan membantu siswa mengenal investasi secara lebih terstruktur, kritis, dan bertanggung jawab sebelum terjun langsung menjadi investor. Kolaborasi antara BEI, perusahaan sekuritas, dan institusi pendidikan juga menunjukkan bahwa peningkatan jumlah investor perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pengetahuan. Dengan akses edukasi yang semakin luas, generasi muda dapat memahami bahwa investasi bukan sekadar mencari keuntungan cepat, melainkan bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang. Kehadiran galeri investasi digital di lingkungan sekolah pun diharapkan menjadi model pembelajaran yang dapat terus dikembangkan untuk memperkuat literasi pasar modal Indonesia.